Cara Mengerjakan Pesawat Pemancar Radio

Diposting pada

Cara mengerjakan pesawat pemancar radio, setelah di beri alat-alat perbaikan sebagai berikut di bawah ini.

Cara mengerjakan pesawat pemancar radio

Dengan C1 ditetapkan frekuensi yang dimaksud (dalam hal ini telah paham mengerjakan pesawat pemancar radio menurut gambar). Setelah itu filament dari lampu diberi tegangan (voltage ) sambil B+dihubungkan.

Setelah filament menyala dan menjadi panas, akan terlihat jarum dari mA meter akan bergerakdengan tiba-tibakembali, lalu naik lagi penunjukkannnya. Pada saat terlihat demikian ini berarti bahwa lampu sudah bekerja sebagai oscilator dan akan memancar.

Perbaikan Pesawat Pemancar
Perbaikan Pesawat Pemancar

Segera putar C2 kekiri, sampai terlihat mA yang terkecil. Pada penunjukkan inilah terjadinya resonansi antara L2C2 dan L1C1. Penunjukkan mA meter yang terkecil ini jangan dibiarkan lama-lama. Segera pasangkan antenna pemancarnya.

Begitu antenna pemancar dipasang mA meter akan menunjukkan aliran yang naik. Teruskan c2 diputar-putar dengan hati-hati sampai terlihat jarum meteran bergerak kekiri sedikit, sehingga sampai pada titik resonansi yang baru.

Dalam penyetelan yang terakhir pancaran yang terkuat terjadi (dianggap ukuran antenna pemancar sudah sesuai). Untuk selanjutnya perhatikanlah mengenai bab antenna.

Alat perbaikkan dan cara-cara menyetelnya untuk pesawat pemancar radio Kristal adalah sama sebagaimana diatas. Perlu diperhatikan bahwa setiap kali frekuensi oscilator dirubah, maka dengan sendirinya resonansi L2 – C2 harus mengikuti frekuensi yang baru.

Cara mengerjakan pesawat pemancar radio

Untuk pesawat radio Kristal, penyetelan resonansi hanya satu kali saja selama Kristal diganti. Berarti apabila selalu bekerja pada satu frekuensi memakai Kristal, maka hanya cukup menekan saklar P.S.A. Dan keadaan pesawat selalu ready untuk dipakai dan dikerjakan.

Tambahan Alat-alat Perbaikan                                                                                                                       

Tambahan Alat-alat Perbaikan

Alat ini terdiri dari sebuah spul yang dililitkan pada sebuah tahanan (resistor) 100 KiloOhm / 1 Watt. Garis tengah (diameter) dari kawat untuk spul itu adalah sebesar 0,3 mm. Resistor digulung penuh dengan kawat dan dipasang langsung pada plate (anoda) dari lampu oscilator.

Untuk apa dan bagaiman kerjanya spul itu? Buat sementara cukup kiranya dengan penjelasan, bahwa spul yang dimaksudkan itu untuk menekan frekuensi-frekuensi yang tidak disengaja terjadi, yaitu yang dinamakan frekuensi parasitic.

Baik ditekankan disini, bahwa bila bekerja dengan alat-alat perbaikan, tidak boleh diabaikan pemakaian mA meter dibagian plate (anoda). Tanpa mA meter akan bekerja seperti orang buta, tidak akan mengetahui sampai dimana bekerjanya alat-alat perbaikan itu sebaik-baiknya.

Ada pula yang mempertahankan pendirian bahwa mA meter itu dapat diganti dengan lampu indicator, lampu sepeda dan lainnya. Memang alat-alat itu bisa dipakai sebagai penunjuk, akan tetapi cahayanya tidak memberikan batas yang jelas antara paling terang dan agak terang. Berlainan dengan penunjukkan pada mA meter dapat dibaca dengan jelas dan teliti.

Sampai disini kiranya cukup diperkenalkan dengan jenis pesawat pemancar yang dipakai untuk pengiriman telegrafi radio dengan hanya diputushubungkan kembali hubungan katoda dengan chasis guna membentuk huruf morse.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *